Majalengka, NAWACITAPOST.COM -
Keprihatinan PJ Bupati Majalengka akan kondisi kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Majalengka sudah tidak layak.
Hal itu membuat PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi mengalokasikan anggaran APBD dan dana CSR sebesar Rp 4.2 Milyar.
Adapun alasan dibangunnya gedung baru tersebut, kata Dedi, karena beberapa faktor. Ruangan yang sempit di gedung sebelumnya jadi alasan Pemkab Majalengka membangun gedung baru.
"Ini realisasi dari kunjungan saya saat awal-awal ke kantor PMI. Saya melihat ada ruang obat-obatan, ada ruang darah itu bergabung dengan gudang yang lainnya. Sedih, kedua kita harus memproduksi bank darah dari hasil donor darah. Darah yang sehat," ujar Dedi Supandi saat peletakan batu pertama, Rabu (09/10/2024).
Masih dikatakan Dedi, nantinya gedung tersebut akan ditambah fasilitas baru. Pasalnya gedung baru ini akan dibangun cukup megah, guna meningkatkan kualitas pelayanan.
"Sementara layanan rumah sakit hari ini bertambah, ditambah lagi Talaga naik status sekarang. Maka PMI ini harus dipersiapkan," Ungkapnya.
Hal lain menurut Dedi, hasil rapat dengan OPD, pada saat rapat pihaknya membahas terkait dengan isu kebencanaan, yang sempat mengemuka, salah satunya terkait Mega trust dan lain sebagainya.
"Walaupun itu tidak terjadi di wilayah Majalengka misalnya, maka kesiapan dan kewaspadaan yang namanya PMI harus dipersiapkan," ucapnya.
Melengkapi hal itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat itu dengan kondisi kantor PMI saat ini sangat tidak memadai dalam melayani kebutuhan pasokan dari RSUD di Majalengka.
"Sarana itu harus dilengkapi, karena di sana (kantor PMI) luasnya hanya 600 meter per segi. Kalau di sini, luas lahan yang dibangun totalnya 2.021. Eksisting yang ada, karena terpakai oleh jalan dan sebainya, sekitar 1.600. Cukup memadai dibandingkan dengan yang di sana," tegasnya.
Saat disinggung soal target pembangunan, pihaknya mengaku tidak akan selesai tahun 2024 ini. Akan tetapi Pemkab Majalengka memastikan pembangunan akan dipantau terus agar Kantor PMI yang bagus cepat terbangun.
"Mungkin pembangunannya tidak selesai di tahun ini, namun kita sudah meletakan titik tumpu agar kita punya tujuan untuk membangun Kantor PMI. yang paling dekat kita akan sumbangan ke PMI, dari CSR," ungkapnya.
"Bantuan CSR Itu adalah mobil ambulans yang bisa digunakan oleh PMI jika terjadi hal-hal kebencanaan yang perlu ditangani. Fasilitas tambahan di gedung baru ini jelas. di sini nanti ada ruang rapat, ada ruangan aula dan yang khusus laboratorium," tambahnya.
Adapun pembangunan kantor PMI baru ini, diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,2 Milyar.