"Bersyukur, KIIC dapat mendukung dan menfasilitasi pendirian sekolah ini, saya percaya lulusan sekolah ini cukup handal. Banyak politisi dan pengusaha lulusan Yayasan Cikini. Kolaborasi Yayasan Cikini dan KIIC akan terus kami lanjutkan dengan rencana pendirian politeknik, untuk membuka kelas diploma, dan membuka kesempatan bagi karyawan kuliah di politeknik ini kelak," tutur Sani.
Sementara itu Kepala SMK Perguruan Cikini-KIIC, Drs. Wurdono M.Pd mengatakan, tahun ajaran 2025 dibuka dua gelombang.
"Yakni bulan November 2024 sampai dengan Februari 2025 untuk gelombang pertama, dan kedua bulan Maret sampai dengan April 2025," pungkasnya. (Nurjaya Bachtiar)