Sebab, gotong royong bukan hanya kerja bakti membersihkan kampung. Gotong royong juga berarti warga berani menyampaikan persoalan, pemerintah mau mendengar, ASN hadir mendampingi, dan wakil rakyat memastikan aspirasi tersebut tidak berhenti sebagai catatan rapat.
Dengan semangat itu, Kampung Pancasila diharapkan tidak hanya terlihat ketika lomba berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan yang terus hidup di setiap RT dan RW Surabaya. ***