“Kita ingin membangun data. Bukan menghakimi. Kalau ada anggota yang sering diberitakan, kita lihat substansinya. Kalau jarang diberitakan, kita juga harus tahu apakah memang minim aktivitas atau justru bekerja tetapi tidak terekspos.”
Empat Parameter
Setidaknya terdapat empat parameter yang perlu dipisahkan.
Pertama, eksposur media. Berapa kali nama seorang anggota muncul dalam berita dan dalam konteks apa.
Kedua, aktivitas legislatif. Seberapa sering terlibat dalam RDP, rapat komisi, pansus, pembahasan perda dan kegiatan legislasi lainnya.
Ketiga, fungsi pengawasan. Apakah keterlibatan berkaitan dengan APBD, PAD, OPD, BUMD, proyek, pelayanan publik atau persoalan masyarakat.
Keempat, substansi dan tindak lanjut. Apakah hanya berupa pernyataan atau kegiatan seremonial, atau terdapat rekomendasi, keputusan dan pengawalan sampai persoalan memperoleh tindak lanjut.
50 Kursi, 51 Individu
Basis anggota DPRD yang dilantik pada 24 Agustus 2024 terdiri dari:
1. Budi Leksono
2. Baktiono
3. Eri Irawan
4. Syaifuddin Zuhri
5. Adi Sutarwijono
6. Arjuna Rizki Dwi Krisnayana
7. Tri Didik Adiono
8. Abdul Malik
9. Sukadar
10. Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am
11. Siti Maryam
12. Yona Bagus Widyatmoko
13. Bahtiyar Rifai
14. Alif Iman Waluyo
15. Ajeng Wira Wati
16. Luthfiyah
17. Rabbany Al Yunifar
18. Azhar Kahfi
19. Bagas Iman Waluyo
20. Mohammad Faridz Afif
21. Laila Mufidah
22. Ais Shafiyah Asfar
23. Minun Latif
24. Tubagus Lukman Amin
25. Achmad Nurdjayanto
26. Arif Fathoni
27. Akmarawita Kadir
28. Agoeng Prasodjo
29. Aldy Blaviandy
30. Aning Rahmawati
31. Cahyo Siswo Utomo
32. Johari Mustawan
33. Enny Minarsih
34. Faris Abidin
35. Josiah Michael
36. William Wirakusuma
37. Michael Leksodimulyo
38. Pdt. Rio DH Pattiselanno
39. Yuga Pratisabda Widyawasta
40. Mochamad Machmud
41. Muhammad Saifuddin
42. Herlina Harsono Njoto
43. Ghofar Ismail
44. Zuhrotul Mar’ah
45. Juliana Eva Wati
46. Buchori Imron
47. Agus Mashuri
48. Muhaimin
49. Imam Syafi’i
50. Saiful Bahri.
Setelah itu, Anas Karno masuk sebagai pengganti Adi Sutarwijono melalui PAW pada April 2026.
Dari Audit Media Menuju Audit Kinerja
Peta pemberitaan dua tahun memperlihatkan karakter isu yang berbeda di setiap komisi.
Komisi A banyak bersentuhan dengan pemerintahan, administrasi, pejabat dan pengaduan masyarakat.
Komisi B berkaitan dengan ekonomi, perdagangan, BUMD dan PAD.
Komisi C dominan pada infrastruktur, banjir, pertanahan, aset dan pembangunan.
Komisi D lebih banyak berada pada pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, perempuan, anak dan disabilitas.
Sedangkan pimpinan DPRD memiliki spektrum pemberitaan lebih luas karena membawa posisi kelembagaan.