daerah

Jalan di Kabupaten Siak seperti kubangan kerbau,Warga pertayakan Kinerja Bupati Siak,'AFNI

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Jalan di Kabupaten Siak seperti kubangan kerbau,Warga pertayakan Kinerja Bupati Siak,'AFNI

Riau,Tualang,Nawacita.
Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Siak kembali menjadi sorotan. Hampir semua ruas jalan rusak parah dan mirip "kubangan kerbau". Salah satunya Jalan Sultan Syarif Kasim, Perawang Barat, Kecamatan Tualang yang sudah bertahun-tahun

Jalan di Kabupaten Siak seperti kubangan kerbau,Warga pertayakan Kinerja Bupati Siak,'AFNI
dibiarkan tanpa perbaikan.

Pantauan tim media Nawacita di lokasi, Sabtu (08/08/2026) pukul 09.30 WIB, jalan tersebut berlubang besar di beberapa titik. Padahal Jalan Sultan Syarif Kasim merupakan jalur alternatif masuk Kota Perawang Kecamatan Tualang sekaligus akses warga Kecamatan Sungai Mandau,Tualang menuju Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak.

"Kami sudah lama menunggu perbaikan.
Dulu lubang besar pernah kami semen sendiri oleh warga, tapi tidak bertahan lama. Karena tiap malam dan subuh dilindas truk, tronton, trailer, dan kontainer muatan 15-45 ton," ujar Anto, warga sekitar.

Anto ( 56) ,menambahkan, pihak kecamatan dan kepolisian sebenarnya sudah pernah menggelar rapat dan melarang kendaraan di atas 8 ton melintas di Jalan Sultan Syarif Kasim Perawang-Maredan. Namun aturan itu diabaikan para sopir.

"Supirnya bandel. Sampai sekarang tetap lewat sini terus," keluhnya.

Akibat kondisi jalan yang rusak, beberapa kali terjadi kecelakaan. Pengendara sepeda motor terlindas truk saat berusaha menghindari lubang besar.

"Kami berharap jalan ini segera diperbaiki. Anak-anak sekolah TK, SD, SMP, SMA dan aktivitas masyarakat tiap hari lewat sini. Sangat berbahaya dan bisa makan korban laka lantas," tegas Anto.

Hal senada disampaikan pemilik kedai di sekitar jalan rusak. Ia meminta pemerintah segera turun tangan agar anak-anak sekolah aman.

"Ini jalan raya yang berdekatan dengan beberapa sekolah. Ada TK, SD, SMP Dan SMA di sekitar sini.
Kami berharap perbaikan segera dilakukan oleh PUPR Kabupaten Siak melalui Pemerintah Bupati Siak, Ibu Afni," ujarnya.

Warga juga menyoroti lambatnya respon pemerintah terhadap keluhan yang sudah bertahun-tahun disampaikan. Menurut mereka, kerusakan jalan ini bukan hanya merugikan pengguna jalan, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi. Harga bahan pokok naik karena biaya transportasi bertambah akibat kendaraan rusak dan waktu tempuh yang semakin lama.

"Kami bayar pajak, tapi jalan seperti ini. Masa iya nunggu viral dulu baru diperbaiki? Bupati Afni harus turun langsung lihat, jangan hanya lihat laporan di meja. Buktikan janji waktu kampanye dulu," kata salah seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mengusulkan agar di pintu masuk Jalan Sultan Syarif Kasim dipasang portal pembatas.

"Jalan masuk Sultan Syarif Kasim ini wajib ada portal. Karena mobil-mobil bertonase 15-45 ton sering lewat sini dan sering terjadi laka lantas, apalagi ini jalur anak sekolah," tutupnya.

Kerusakan jalan ini menambah panjang daftar keluhan warga terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Siak di bawah kepemimpinan Bupati Afni. Di tengah efisiensi anggaran, masyarakat mendesak Pemkab Siak mencari solusi cepat, bukan hanya menunggu dana dari pusat.

Halaman:

Tags

Terkini