daerah

Outing Class Pesisir Surabaya, Bang Jo Dorong KRISNA Cetak Generasi Peduli Lingkungan dan Percaya Diri

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:34 WIB

NAWACITAPOST.COM – Edukasi tak melulu di ruang kelas. Organisasi Siswa Homeschooling At-Taqwa Surabaya menggelar Outing Class bertajuk “Sinergi Jejak Hijau Pesisir Surabaya” dengan melibatkan siswa Program KRISNA (Kesetaraan Hadir untuk Warga Surabaya) Kecamatan Wiyung, Kamis (12/2).

Kegiatan ini dipusatkan di Taman Raya Mangrove Surabaya. Para siswa diajak belajar langsung mengenal ekosistem pesisir, memahami pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat literasi secara kontekstual dan menyenangkan.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan, turut memberikan dukungan. Legislator yang akrab disapa Bang Jo itu menilai kolaborasi ini sebagai langkah nyata memperluas akses pendidikan sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.

Menurutnya, pembelajaran berbasis lapangan seperti ini relevan dengan pendekatan deep learning yang mengedepankan tiga prinsip utama: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi mengalami langsung proses belajar.

Bang Jo juga mengapresiasi sinergi antara Dinas Pendidikan Kota Surabaya melalui Bidang Pendidikan Non Formal, pihak kecamatan, serta PKBM At-Taqwa yang bersama-sama membantu Pemkot Surabaya menekan angka anak terancam putus sekolah, khususnya di Wiyung.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini penting agar tidak ada anak Surabaya yang kehilangan hak atas pendidikan.

Saat ini, Program KRISNA telah berjalan di sembilan lokasi, yakni Manukan Tandes, Ngagel Rejo, Genteng, Pabean Cantikan, Rungkut, Semampir, Krembangan, Wiyung, dan Bulak. Program ini menjadi solusi bagi anak putus sekolah atau belum mengenyam pendidikan formal.

Melalui skema kejar Paket A, B, dan C secara gratis dengan menggandeng PKBM, KRISNA tak hanya membuka akses pendidikan kesetaraan. Program ini juga menekankan pemberdayaan, keterampilan kerja, serta fleksibilitas waktu belajar bagi warga kurang mampu agar tetap bisa meningkatkan kualitas hidup.

Di hadapan para siswa, Bang Jo menyampaikan pesan motivasi yang kuat. Ia mengingatkan bahwa jalur pendidikan bukan penghalang untuk sukses. “Adik-adik harus tetap semangat belajar. Jangan pernah minder karena jalur pendidikan yang ditempuh berbeda. Banyak tokoh sukses lahir dari pendidikan informal. Bermimpilah setinggi langit, lalu kejar mimpi itu dengan sungguh-sungguh sebagai cita-cita,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Surabaya yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli lingkungan, percaya diri, dan siap menatap masa depan dengan optimisme. ***

Tags

Terkini