daerah

Lokasi banjir Surabayaberkurang 201 titik, Wali Kota Eri Targetkan Nol di Tahun 2026

Rabu, 17 Januari 2024 | 06:40 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi terus menunjukkan komitmennya dalam menangani permasalahan banjir di berbagai wilayah Kota Pahlawan.

Dalam dua tahun kepemimpinannya, lokasi banjir berhasil berkurang sebanyak 201 titik.

Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa sejak awal masa jabatannya, jumlah titik banjir di Kota Surabaya menurun drastis.

Baca Juga: Tempelan Pamflet Restribusi di Balai Pemuda: AH Thony sebut Kebablasan dan Kemunduran

"Sewaktu saya menjabat pertama kali, titik banjir ada 451 titik, hari ini dua tahun menjabat menjadi 250 titik. 250 titik ini tinggal yang posisi saluran-saluran primer dan sekunder, sehingga membutuhkan biaya besar," ujarnya.

Wali Kota Eri berharap penurunan jumlah titik banjir dapat terus berlanjut tiap tahunnya. Targetnya adalah pada tahun 2026, tidak ada lagi titik banjir di Kota Surabaya.

Ia menjelaskan bahwa genangan air, yang sering disalahartikan sebagai banjir, sebenarnya terjadi hanya dalam waktu singkat, yaitu sekitar 15-20 menit.

Baca Juga: Ketua Pansus Raperda Restribusi Minta Pamflet di Balai Pemuda Surabaya 'DICOPOT'

"Faktor utama genangan adalah saluran yang tidak terpenuhi dan elevasi permukaan air laut yang lebih tinggi dari daratan. Air hujan yang mengalir butuh waktu untuk masuk ke laut, sehingga terjadi genangan," papar Wali Kota Eri.

Selain itu, penyebab genangan juga berkaitan dengan berkurangnya lahan kosong yang berfungsi sebagai tempat resapan air.

Dalam pengembangan kawasan perumahan, lahan resapan seperti bozem seharusnya disediakan untuk mencegah genangan.

Baca Juga: Di Pimpin Eri Cahyadi, Program Padat Karya Surabaya Sukses Menyerap 36.194 Tenaga Kerja

"Kalau dulu itu tanah lapang yang dibuat menampung air, tiba-tiba dibuat perumahan, ya secara otomatis daya tampungnya berkurang. Sehingga perumahan itu seharusnya ada daya tampung air, tapi sudahlah itu, hari ini kita selesaikan," jelasnya.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas Pemkot Surabaya di tahun 2024.

Halaman:

Tags

Terkini