berita-peristiwa

FPK Kabupaten Tuban Siap Sukseskan Pemilu 2024 Aman dan Damai

Kamis, 7 Desember 2023 | 15:41 WIB




Mengawali beberapa sambutan, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tuban, Bapak Drs. Yudi Irwanto, MM, menekankan pentingnya Forum Pembauran Kebangsaan sebagai wadah untuk memelihara kondusifitas dan harmoni di tengah masyarakat yang beragam suku, etnis, dan budaya. Dalam menyongsong Pemilu 2024, Bapak Yudi Irwanto juga mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersamaan dalam rangka mendukung proses demokrasi.





Narasumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Ibu Dian Puspitasari Hayuningtyas, S.TTP., M.Si, Kepala Bidang Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesatuan Bangsa Provinsi Jawa Timur, memberikan pemahaman tentang pentingnya Pembauran Kebangsaan. Beliau menekankan bahwa dengan keberagaman suku, etnis, dan budaya, Indonesia harus mampu memelihara persatuan dan kesatuan. Peta sosial budaya Jawa Timur yang terbagi dalam 10 tlatah menjadi gambaran konkret tentang kemajemukan tersebut.





Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Jawa Timur, Bapak Yafeti Waruwu, S.H., M.H., turut memberikan gambaran tentang peran FPK dalam menyelenggarakan pembauran kebangsaan. Pembinaan pembauran kebangsaan menjadi upaya bersama antara Pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan iklim kondusif, menerima kemajemukan, dan menjaga keutuhan NKRI. Yafeti juga menggarisbawahi komitmen FPK dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi negara dan mengawal pelaksanaan Pemilu 2024.





Pentingnya peran FPK dalam konteks Pemilu 2024 juga disampaikan oleh Sekretaris FPK Provinsi Jawa Timur. FPK dianggap sebagai agen sosialisasi hak politik, menjaga kualitas demokrasi, dan mencegah politisasi SARA serta politik uang. Dalam upaya mengatasi berbagai masalah Pemilu, FPK diharapkan dapat menjadi pilar penting untuk mewujudkan Pemilu yang damai, bersih, dan berkualitas.





Ketua FPK Kabupaten Tuban, R. Mochammad Dani Ramdani, menutup acara dengan menyampaikan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan ini memiliki peran strategis dalam mengelola harmonisasi kerukunan umat beragama, terutama dalam konteks pelaksanaan Pemilu yang rawan terhadap isu-isu bermuatan SARA. Dengan kehadiran FPK, diharapkan masyarakat dapat tetap bersatu dalam perbedaan, menjunjung tinggi toleransi, dan menjadikan Pemilu 2024 sebagai wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika.





Acara sosialisasi ini diakhiri dengan harapan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan dapat terus menjadi wadah yang efektif untuk memelihara keberagaman dan menjaga kesatuan bangsa, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024 yang merupakan ujian demokrasi bagi Indonesia. (BNW)


Halaman:

Tags

Terkini