teknologi

EDRR Indonesia 2026 Pamerkan Teknologi Canggih untuk Hadapi Bencana, dari Robot AI hingga Pemetaan 3D

Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:54 WIB

JAKARTA, NAWACITAPOST.COM — Ancaman bencana tidak hanya membutuhkan kecepatan manusia, tetapi juga teknologi yang mampu bekerja ketika situasi di lapangan terlalu berbahaya untuk ditangani secara konvensional.

Gambaran itulah yang terlihat dalam Exhibition for Disaster Relief and Rescue (EDRR) Indonesia 2026 yang memasuki hari terakhir penyelenggaraan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/8/2026).

Digelar sejak 12 Agustus 2026, EDRR Indonesia 2026 mempertemukan pemerintah, aparat pertahanan dan keamanan, lembaga pencarian dan pertolongan, institusi riset, organisasi kemanusiaan, hingga perusahaan teknologi dari dalam dan luar negeri.

Yang menarik, pameran ini tidak sekadar menampilkan peralatan penyelamatan konvensional. Sejumlah teknologi terbaru diperkenalkan, mulai dari robot penyelamat berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem pemetaan bencana tiga dimensi (3D), kendaraan medis darurat, perangkat komunikasi, hingga teknologi proteksi dan evakuasi.

Project Director Seven Event, Vista Limbong, mengatakan teknologi menjadi salah satu kekuatan utama EDRR Indonesia 2026.

“EDRR Indonesia 2026 menjadi ajang unjuk teknologi unggulan dalam bidang keselamatan dan mitigasi bencana. Mulai dari robot penyelamat berbasis kecerdasan buatan, sistem pemetaan bencana 3D, kecanggihan kendaraan medis darurat, hingga peralatan proteksi diri dan evakuasi terkini dipamerkan secara langsung,” ujar Vista Limbong.

Menurutnya, inovasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai teknologi yang dipamerkan, tetapi dapat menjadi solusi yang benar-benar digunakan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat respons ketika bencana terjadi.

Teknologi Didorong Masuk ke Garis Depan Penyelamatan

Kehadiran teknologi robotik menjadi salah satu sorotan dalam pameran tersebut.

Sejumlah perusahaan teknologi seperti Deep Robotics, Unitree, Genisom AI, Roboticplus.AI, Kinexus Intelligent Technology, Aetosky Pte. Ltd., Lamilab Inc., Midu Technology, Hytera Communications, Victel, PT Dahua Vision Technology Indonesia, hingga Shanghai Runtoo Infortech turut memperkenalkan solusi di bidang robotika, kecerdasan buatan, komunikasi darurat, pengawasan dan pemetaan risiko.

Teknologi semacam ini memiliki peran penting dalam situasi ketika petugas penyelamat harus menghadapi medan berbahaya, seperti bangunan runtuh, kebakaran, kawasan terdampak bencana, maupun wilayah yang sulit dijangkau manusia.

Dengan dukungan AI, robot dan sistem digital juga diarahkan untuk membantu proses pemantauan kondisi lapangan, identifikasi risiko, pemetaan lokasi terdampak hingga mempercepat pengambilan keputusan.

Artinya, masa depan penanggulangan bencana tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan personel, tetapi juga kemampuan teknologi untuk memberikan informasi secara cepat dan akurat.

Armada Darurat Ikut Dipamerkan

Selain robotika dan sistem digital, sektor kendaraan khusus juga menjadi bagian penting EDRR Indonesia 2026.

Pengunjung dapat melihat berbagai kendaraan operasional dan pertolongan darurat yang ditampilkan oleh sejumlah produsen dan perusahaan karoseri, antara lain PT Ambulance Pintar Indonesia, Delima Mandiri, Mitsubishi FUSO, Wuling, Farizon, serta PT Pundarika Atma Semesta.

Halaman:

Terkini