Jakarta - Pengamat politik Faizal Assegaf melalui akun Twitternya, @faizalassegaf menyebut sejumlah tokoh muda layak menjadi menteri Jokowi.
Dia misalnya menyebut nama Yunarto Wijaya, Basuki T Purnama alias Ahok, Adian Napitupulu, Ketua Projo Budi Arie Setiadi, Budiman Sudjatmiko dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
"Saya mendoakan dan berharap Pak Jokowi tidak ragu untuk menjadikan Yunarto Wijaya sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi. Mengingat Yunarto Wijaya matang dan representasi kaum muda. Keberagaman sangat diperlukan," kata Faizal dalam akunnya, Minggu 16 Juni 2019.
Namun cuitan Faizal direspons oleh Yunarto Wijaya menyebut dirinya belum sanggup.
https://twitter.com/faizalassegaf/status/1140262011084795906
"Dengan tulus dan jujur saya harus mengatakan belum sanggup. Masih harus gembleng diri lagi baik hard skill atau soft skill. Thanks senior," balas Yunarto.
Dibalas Faizal menyebut, "Pak Jokowi tentu sangat suka dengan tokoh-tokoh muda. Sikap rendah itu lah yang sesungguhnya dibutuhkan rakyat untuk memperjuangkan agenda perubahan di dalam kabinet. Jangan ragu. Ini era kalian yang sangat dekat dengan spirit milenial. Semoga Tuhan memberkati, amin," tulis Faizal.
Sebelumnya, Faizal juga menyebut nama Ahok dalam cuitannya yang layak masuk kabinet Jokowi.
"Tapi sangat layak bung Basuki T Purnama masuk ke jajaran kabinet untuk kembali menyegarkan dinamika kebhinekaan," tulisnya.
Disebutkannya, dua posisi yang sangat layak diduduki adalah Menteri Dalam Negeri atau Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara.
"Kehadiran Ahok menjadi penting bagi penguatan kepemimpinan Jokowi. Tentu saya dan rakyat sangat mendukung," tukasnya.
Dia juga menyebut, selain Adian Napitupulu, Jokowi pun dapat mempertimbangkan sosok Ketua Projo Budi Arie Setiadi, Budiman Sudjatmiko dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
"Mereka para tokoh reformis layak mewakili aspirasi kaum muda untuk duduki jabatan menteri," tulis Faizal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Martin
Terkini
Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:50 WIB
Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:19 WIB
Senin, 12 Oktober 2026 | 19:21 WIB
Senin, 12 Oktober 2026 | 18:48 WIB
Senin, 12 Oktober 2026 | 16:52 WIB
Minggu, 4 Oktober 2026 | 20:38 WIB
Minggu, 4 Oktober 2026 | 16:50 WIB
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:09 WIB
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:43 WIB
Senin, 28 September 2026 | 13:51 WIB
Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB
Senin, 14 September 2026 | 21:36 WIB
Senin, 14 September 2026 | 17:50 WIB
Minggu, 13 September 2026 | 16:29 WIB
Jumat, 11 September 2026 | 18:16 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:20 WIB
Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:28 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:16 WIB
Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:18 WIB