pendidikan

Viral Siswa SMA Bener Meriah Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Sadis Kakak Kelas

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:33 WIB
Viral video dugaan pengeroyokan yang dilakukan pelajar SMAN Unggul Binaan Bener Meriah, Aceh oleh kakak kelas kepada adik kelas. (Instagram.com/@etnisgayo)

BENER MERIAH — Jagat maya digemparkan oleh aksi kekerasan brutal yang menimpa seorang pelajar berusia 16 tahun di SMAN Unggul Binaan Bener Meriah, Aceh. Rekaman video peristiwa mengerikan yang terjadi pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di area belakang sekolah itu mendadak tumpah ke media sosial dan memicu gelombang kemarahan publik.

Dalam cuplikan video yang diunggah akun Instagram @etnisgayo pada Minggu, 23 Agustus 2026, aksi penganiayaan berlangsung amat dramatis dan tidak manusiawi. Korban tampak tak berdaya saat dipiting dan dibanting oleh pelaku berkaos hitam yang diduga merupakan seniornya di kelas 3.

Meski korban sudah terkapar dan terdiam tak bergerak di tanah, pukulan dan tendangan bertubi-tubi terus melayang ke arah kepalanya. Situasi kian mencekam ketika puluhan siswa yang mengerubungi lokasi hanya menonton tanpa berani melerai, lantaran diintimidasi oleh terduga pelaku.

“Ada yang mau bantu dia? Ada yang mau bantu nggak?” ucap salah satu siswa dalam rekaman tersebut yang menantang siswa lainnya.

Keluarga korban membeberkan bahwa tindak pengeroyokan ini melibatkan beberapa senior kelas 3 SMA, sementara korban baru duduk di kelas 2.

“Terjadi pemukulan oleh beberapa abang kelas terhadap adik kelas SMAN Unggul Binaan Bener Meriah. Perkelahian terjadi di belakang sekolah, sekitar jam 2 siang,” tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

“Adik saya kelas 2 SMA dan yang mukulin ada beberapa orang dan merak kelas 3 SMA,” lanjutnya.

Polisi Turun Tangan, Korban Terkapar di Rumah Sakit

Aksi main hakim sendiri di kawasan Kampung Burni Telong, Kecamatan Wih Pesam ini berujung tragis. Korban harus dilarikan ke RS Datu Beru Takengon untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat kekerasan fisik usai terlibat perselisihan.

Menanggapi gejolak di masyarakat, Polres Bener Meriah bergerak cepat melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan alat bukti guna mengusut tuntas para pelaku.

“Kami memastikan laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional,” ujar Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto dalam keterangannya kepada awak media, Senin, 24 Agustus 2026.

“Dalam perkara ini, kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, memeriksa saksi-saksi, melengkapi alat bukti,” lanjutnya.

Meski bertindak tegas, pihak kepolisian memastikan penanganan kasus ini tetap berjalan sesuai koridor hukum bagi anak di bawah umur.

“Polisi memproses perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap anak,” terang Aris.

Terkini