Minggu, 19 Juli 2026

Keterbatasan Anggaran dari Dispora, FORKI Kabupaten Jember Adakan Seleksi Berbayar

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Minggu, 9 Oktober 2022 | 21:48 WIB

Jember, NAWACITAPOST.COM - Keterbatasan anggaran dalam mengcover anggaran persiapan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) XIII Jawa Timur, mengakibatkan cabang olahraga harus melakukan Sidet atletnya, demikian halnya cabang olahraga karate.

Melalui Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Jember, sebagai induk cabang olahraga karate, pada Minggu 09/10/2022, dilaksanakan seleksi cabang olahraga karate di Aula Kodim 0824/Jember, secara terbuka melalui pengumuman dan penyebaran proposal di sekolah-sekolah.

Sebanyak sekitar 100 peserta dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA atau yang sederajat di Kabupaten Jember, mengikuti seleksi berbayar, dan seluruh peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp. 50.000.

-
Ketua Umum FORKI Cabang Jember Deddy Nugroho
melalui Sekretarisnya Siswandi dalam pernyataannya disela-sela pelaksanaan seleksi tersebut menyampaikan, bahwa dengan berat hati dirinya mengadakan seleksi berbayar dikarenakan tidak mendapatkan dukungan anggaran seleksi dari pemerintah daerah melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

"Hal ini sesuai hasil rapat pada Selasa (04/10/2022) di aula Dispora yang dipimpin Sekretaris Dispora Bambang, yang dihadiri Kasi Olahraga Dispora Feby Ginting, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember dan Ketua Cabang Olahraga (Cabor)," kata Siswandi.

Ia Secara gamblang dijelaskan bahwa, 17 cabor yang akan mengikuti POPDA XIII tidak mendapatkan support anggaran penuh, termasuk cabang olahraga karate yang hanya mendapatkan kuota anggaran pengiriman atlet untuk 6 kelas dan 2 official, dan tidak ada anggaran seleksi, serta anggaran TC," jelas Sekretaris FORKI Jember itu.

-
"Sehingga dengan berat hati, karena di tubuh FORKI dalam penunjukan atlet mutlak harus dilakukan seleksi, maka kita adakan seleksi berbayar, inipun kita sampaikan pada saat rapat di Dispora dengan cabor-cabor tersebut, dan dipersilahkan serta diserahkan sepenuhnya kepada cabor, yang penting Dispora segera memerlukan 6 nama kelas yang akan diturunkan pada Popda XIII tersebut," papar Siswandi.

Lanjut Siswandi menambahkan bahwa, apalagi yang dikirim hanya 6 kelas dari 11 kelas terdiri dari kelas Kata Perorangan putra dan putri, Kelas komite putra 5 Kelas dan kelas Komite putri 4 kelas, ini menambah dilematis pengurus FORKI Kabupaten Jember yang harus menentukan melalui dibentuknya Tim Pemilih.

"Akhirnya dengan berat hati diputuskan bahwa sesuai hasil seleksi, yang dikirim berdasarkan berbagai pertimbangan tehnik dan prestasi serta potensi, ditentukan 6 kelas tersebut yaitu Juara I Kelas Komite Perorangan Putri 48 Kilogram atas nama Shofa Laila Bilqis asal sekolah SMP Plus Darus Sholah," imbuhnya.

-
Ia mengungkapkan bahwa, kemudian Juara I Komite Perorangan 53 Kilogram Putri atas nama Rofi'atul Aliyah asal sekolah SMAN 2 Jember, Juara I Komite Perorangan 68 Kilogram atas nama Putra Verdino Surya Adya SMPN 7 Jember, Juara I Komite Perorangan 76 Kilogram Putra atas nama Arya Bimantara SMKN 5 Jember.

"Selanjutnya untuk kelas Kata Perorangan putra atas Nama Rafan Juniovardan dari SMPN 1 Balung dan Aghniya Mutiara Jingga dari SMK Dr. Soebandi Jember," ujarnya.

Siswandi mengungkapkan ini mengakhiri polemik perwakilan cabang olahraga karate yang selama ini agak pelik, dalam menyusun kerangka tim inti karate Kabupaten Jember yang akan diturunkan pada POPDA XVIII 2022.

Usai kegiatan Sekretaris FORKI Jember yakni Siswandi atas nama Ketua Umum FORKI Jember (Deddy Nugroho red) yang tidak dapat hadir karena masih ada kepentingan di Jakarta, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Perguruan Karate, Petugas Wasit Juri, Kepada semua pengurus FORKI Kabupaten Jember, serta semua pihak atas kerjasamanya sehingga seleksi dapat berjalan dengan lancar," pungkas Siswandi yang juga menjadi Ketua Panitia Seleksi.(**)

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini