“Dharma Wanita bisa memberikan peran penguatan ekonomi dan pendampingannya,” ucapnya.
“Melahirkan stabilitas keluarga yang berakumulasi pada stabilitas daerah hingga nasional,” pungkas Al Muktabar.
Selanjutnya, Penjabat (Pj) Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan, program utama hasil Rakerda DWP Persatuan Provinsi Banten adalah penyiapan generasi Indonesia Emas 2045.
“Untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045 perlu dari sekarang. Generasi anak usia dini sekarang yang akan menggawangi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
“Saya berharap semua unsur Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten saling bersinergi, bergotong royong, dan kompak memiliki tujuan bersama, yaitu menyiapkan mengawal generasi anak usia dini. Dengan cara memperhatikan aspek nutrisi, kesehatan, serta tidak lupa aspek stimulasinya. Inilah yang menjadi kunci untuk nanti menjadi sumber daya manusia unggul,” tambah Tine.
Terhadap Generasi Z, lanjut Tine, untuk menyiapkan generasi emas tidak hanya mempersiapkan pondasi dasar yakni usia nol hingga dua tahun. Tapi juga mencegah kerusakan akibat hal-hal di luar itu.
“Salah satu yang paling mengganggu adalah cyber bullying, kekerasan pada anak, serta adiksi gadget. Itulah yang sangat mengganggu bagaimana pertumbuhan dan perkemnbangan otak dan kesehatan mental anak ke depannya,” ungkap Tine.
“Maka pada tahun ini kita melakukan webinar fokus sosialisasi mengenai dampak-dampak tersebut dan bagaimana mengatasinya,” pungkasnya.(**)