NAWACITAPOST.COM — Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) telah menuntaskan pencetakan 30.000 eksemplar Alkitab yang merupakan pesanan Panitia Natal Nasional (PNN) 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23.000 eksemplar diperuntukkan bagi umat Protestan dan 7.000 eksemplar bagi umat Katolik.
Prosesi serah terima Alkitab berlangsung di Aula Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta (STFT Jakarta), Jalan Proklamasi, pada Jumat, 24 April 2026. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PNN 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabinet Merah Putih, Maruarar Sirait, Sekretaris Umum PNN 2025 Raymond Simamora, Pdt. Prof. Binsar Pakpahan selaku Ketua STFT Jakarta, serta sejumlah panitia lainnya seperti Benyamin Patondok, Meilina Siregar, Yordan Panggabean (Sekretaris II PP PGLII), Marthen Sinaga, dan Joe Marbun.
Dalam sambutannya, Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara menyampaikan apresiasi kepada LAI atas komitmen dan transparansi dalam proses pencetakan. Ia menilai kinerja LAI yang profesional dan bertanggung jawab menjadi modal penting untuk terus berkembang dan semakin eksis, terlebih jika diiringi dengan peningkatan kualitas ke depan.
Ara juga menjelaskan bahwa Alkitab tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), daerah terdampak bencana seperti Sumatera Utara, kalangan pelajar, serta umat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Umum LAI, Henriette T. Hutabarat Lebang, didampingi Kepala Departemen Penyebaran LAI Ratna Hareffa, menyampaikan bahwa seluruh proses pencetakan telah selesai sejak Maret 2026. Hingga saat ini, distribusi telah mencapai 13.115 eksemplar untuk umat Protestan dan 2.830 eksemplar untuk umat Katolik.
Adapun sisa distribusi masih dalam proses pengiriman ke berbagai wilayah, termasuk daerah bencana dan kawasan 3T, melalui jasa pengiriman seperti kantor pos. Dalam kesempatan tersebut, Henriette juga menyampaikan terima kasih kepada PNN 2025, khususnya kepada Ketua Umum, atas kepercayaan yang diberikan kepada LAI untuk mencetak 30.000 eksemplar Alkitab.