info-teknologi

Kebanyakan Makan Hoaks Covid-19, Kini Masyarakat Tidak Percaya Dokter dan RS

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:12 WIB
NAWACITAPOST–  Staf Khusus bidang Hukum Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Henri Subiakto menyebutkan bahwa masifnya informasi bohong tentang Covid- 19 bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di dunia.

Henri mengatakan pada, Kamis (8/10/2020). Informasi bohong yang paling banyak mengenai asal-usul Covid-19.  Selama pandemi COVID-19 di Indonesia banyak peristiwa terjadi karena penyebaran informasi yang bohong. Masyarakat, menurutnya, banyak yang tidak percaya dengan dokter dan rumah sakit yang memvonis keluarganya positif Covid-19.

Baca Juga : Pesawat Pembawa Hampir Setengah Ton Kokain Jatuh di Meksiko

Contohnya, pengambilan paksa jenazah pasien COVID-19 dari rumah sakit. Peristiwa itu terjadi di sejumlah daerah, bahkan di kota sebesar Jakarta. Makanya harus hati-hati terhadap itu (informasi bohong). Percayalah pada orang-orang yang mempunyai kompetensi. Kalau urusan kesehatan serahkan pada dokter. Bukan pada media sosial (medsos). Informasi bohong semakin mudah tersebar dengan adanya medsos dan aplikasi pesan singkat di gawai. Beragam informasi silih berganti mengisi medsos tanpa ada sumber atau penanggung jawabmya. Sayangnya, masih ada orang yang mudah percaya atas informasi yang belum tentu kebenarannya.

Manusia berperilaku dan berpendapat dasarnya bukan realitas, tetapi apa yang dibayangkan tentang realitas. Dia menambahkangatakan orang yang membayangkan vaksin berasal dari sesuatu yang haram nantinya tidak akan mau menggunakannya. Karena sudah membayangkan dari yang haram. Akan tetapi, kalau dia tahu itu dari penyakit atau kuman yang dilemahkan. Kuman tidak ada hubungannya dengan halal atau haram, dia akan terbuka (mau divaksin).

Terkini

Dirjen Vokasi bersama BNET Academy MoU dengan 40 SMK

Senin, 9 September 2024 | 22:04 WIB

5 Rekomendasi HP Terbaik 2023, Nomor 1 Banyak Dicari

Selasa, 14 November 2023 | 16:06 WIB