NAWACITAPOST.COM - Setelah dikenal sebagai aktor papan atas yang sukses dengan berbagai peran di layar lebar, Reza Rahadian kini memperluas jejaknya di dunia film sebagai sutradara lewat film berjudul Pangku. Film Pangku akan diproduksi oleh rumah produksi yang didirikannya bersama Arya Ibrahim, Gambar Gerak.
Reza membawa kisah drama dalam film Pangku tentang perjuangan hidup seorang perempuan di Pantai Utara Jawa atau yang lebih akrab disebut Pantura sebuah kawasan yang kaya akan budaya dan tradisi.
“Pangku adalah cerita tentang perjalanan hidup Sartika, seorang perempuan yang mencoba bertahan di tengah tekanan dan krisis yang menimpanya,” ujar Reza Rahadian dalam konferensi pers di XXI Epicentrum pada Selasa, (29/10/2024).
Mengangkat latar tradisi khas Pantura, Pangku bukan sekadar drama kehidupan namun juga memperkenalkan tradisi kopi pangku, sebuah budaya lokal yang unik di kawasan tersebut.
Berbeda dari peran-perannya selama ini, Reza memilih untuk tidak tampil di depan kamera dalam film ini dibintangi di antaranya oleh Claresta Taufan, Fedi Nuril, Christine Hakim, Devano Danendra, dan pemain cilik Shakeel Aisy.
Film Pangku yang akan tayang 2025 ini diproduseri oleh Arya Ibrahim dengan Gita Fara sebagai ko-produser dan Happy Salma sebagai associate producer.
Film Pangku ini didedikasikan oleh Reza Rahadian untuk ibunya, Pratiwi Widantini Matulessy yang ia anggap sebagai sosok inspiratif, tangguh, dan penuh kekuatan.
"Film ini saya persembahakan untuk ibu saya tercinta. Seorang wanita yang tangguh, kuat. Saya selalu melihat perempuan itu adalah figur yang amat sangat luar biasa. Itu terwakili ketika saya melihat ibu saya," ujar Reza.
Sebelumnya Reza Rahadian juga pernah menyutradarai beberapa film pendek yang berjudul Sebelah (2011), Laut Bercerita (2017), Konfabulasi dan Tris (2021) dan Seperti Sediakala (2022).