Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Lukisan legendaris Mona Lisa karya Leonardo da Vinci di Museum Louvre, Prancis, dilempari kue oleh seorang pengunjung pada Minggu (29/5/2022). Pengunjung tersebut adalah seorang lelaki yang menyamar sebagai perempuan.
Tamu-tamu lain terkejut ketika pelaku tiba-tiba berdiri dari kursi rodanya, berjalan mendekati La Gioconda (nama lain Mona Lisa), lalu melemparkan kue ke arah lukisan itu.
Lemparan kue itu mengotori bagian bawah lukisan Mona Lisa, yang menutupi bagian tangan perempuan misterius yang dilukis oleh da Vinci pada abad ke-16 lalu. Ada noda putih dari krim kue yang terlihat jelas, tapi lukisan legendaris itu tidak mengalami kerusakan. kue itu hanya mengotori kaca yang melindungi karya Leonardo da Vinci di Museum Louvre di Paris.
"Butuh waktu sekitar 10 hingga 15 detik bagi (petugas) keamanan untuk benar-benar membawa lelaki itu pergi, tetapi kerumunan (orang) tampaknya sedikit panik," kata Luke.
Orang-orang yang berkerumun akhirnya bertepuk tangan gembira ketika petugas membersihkan noda kue yang menempel di kaca Mona Lisa.
Lukisan Mona Lisa dinilai sebagai Mahakarya Renaisans. Lukisan itu telah beberapa kali menjadi target vandalisme.
Salah satu lukisan paling terkenal di dunia, Mona Lisa karya Leonardo Da Vinci, telah dirusak 4 kali: dua kali pada 1956, sekali pada 1974, dan sekali pada 2009. Pertama kali pada 1956, bagian bawah lukisan disiram dengan asam oleh seorang perusak. Saat itu, lukisan itu dipamerkan di sebuah museum di Montauban, Perancis. Pada Desember tahun yang sama, seorang perusak dari Bolivia melemparkan batu ke lukisan yang menyebabkan kerusakan pada cat di siku kiri Mona Lisa. Lukisan itu kemudian dipugar.