hiburan

Pilih Bercerai Daripada Memberi Nafkah Rp 1 Juta

Rabu, 23 September 2020 | 13:35 WIB
Viral video perempuan sebut mantan suami pilih bercerai, daripada memberi nafkah sebesar Rp 1 juta. Kisah itu diunggah oleh akun TikTok @khoirohummah, Jumat (18/9/2020). Video curahan hati (curhat) yang menjadi viral tersebut telah ditonton sebanyak 2 juta kali.

Punya mantan suami, entah gua keterlaluan apa gimana. Cuma gara-gara gua kasih pilihan. Pilih mundur apa kasih nafkah 1 juta perbulan untuk 2 anak. Karna gua cape udah nikah minta makan sama bokap gua. Dan dia memilih nyerah dan mundur. Dan disitulah cerita ending perceraian terjadi. Tulis unggahan @khoirohummah.

-


Ibu rumah tangga asal Bogor, Jawa Barat, ini mengaku menikah dengan mantan suami pada 2014 silam. Keduanya bercerai pada 2017, setelah Ummah memberikan pilihan mundur atau memberi nafkah Rp 1 juta itu.

Ia mengatakan pada Senin (21/9/2020). Mantan suaminya itu tak pernah memberikan nafkah padanya. Ummah baru mendapat sejumlah uang, saat tengah mengandung dan tak lagi bekerja.Dari setelah nikah memang enggak pernah dikasi gaji sama dia. Mungkin dia menyepelekan nafkah, karena Sudah tidak bekerja. Setelah hamil dan enggak punya pemasukan dan sempat ngasih tapi enggak seberapa. Kadang Rp 10 ribu, Rp 15 ribu. Enggak rutin setiap hari.  Dirinya berujar, mendapat bantuan dari orangtua saat masih bersama sang mantan suami. Masih bisa bertahan saat enggak ada kerja, karena masih ada orang tua yang bantu. Kadang orang tua kasih Rp 20 ribu sehari, jadi aku masih bersyukur.

-
Pilih Bercerai Daripada Memberi Nafkah Rp 1 Juta
Baca Juga : Jokowi Tugaskan Prabowo Subianto Tangani Dan Kembangkan Komoditas Singkong

Mantan suaminya itu juga sering membeli barang yang bukan untuk kebutuhan rumah tangga. Bahkan, biaya lahiran anak kedua Ummah saat itu harus dibantu oleh ibu mertuanya. Untuk biaya lahiran harus nabung, uangnya pun malah untuk beli PC komputer cuma untuk main game, bukan karena ada usaha. Akhirnya biaya lahiran pun dari ibu mertua. Sebelum terjadi perceraian, Ummah sempat bekerja lagi demi kebutuhannya dan sang anak. Saat itu, ia masih berharap sikap suaminya saat itu berubah menjadi lebih baik. Setelah melahirkan, tetap kerja lagi karena kebutuhan gede. Berharap dengan adanya anak kedua, suaminya akan sadar. Ummah lalu meminta suaminya saat itu untuk memberikannya nafkah. Ia pun mencurahkan semua keluhannya selama menikah. Saat itu bapak jatuh sakit, di situ dia sudah enggak bisa bantu lagi. Kini menuntut suami, selama menikah enggak pernah dapat nafkah. Untuk kali ini minta Rp 1 juta per bulan, karena anak sudah dua. Namun, suaminya saat itu tak menghiraukan permintaannya. Ia sudah tak tahan lagi, dan akhirnya memberikan dua pilihan tersebut. Sampai emosi meledak dan marah sejadi-jadinya, dan bikin pertanyaan. Berharap suaminya menjawab, diusahain atau apa. Tapi dia milih pergi. Sampai sekarang pun anaknya enggak diingat suaminya itu lagi.

 

 

Tags

Terkini