NAWACITAPOST.COM - Suster yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak selebgram Hifdzan Silmi Nur Emyaghnia atau Aghnia Punjabi telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Tindakan cepat diambil oleh Polresta Malang Kota setelah mendapatkan laporan terkait kasus tersebut.
"Begitu kami mendapat informasi, kami langsung menangani dan mengamankan tersangka," ujar Kapolres Kombes Pol Budi Hermanto kepada media, seperti yang dilaporkan oleh detikcom pada Sabtu (30/3).
Usai penangkapan, tersangka akan diperiksa lebih lanjut oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota. Menurut keterangan Budi Hermanto, saat diamankan, tersangka tidak melakukan perlawanan.
Sebelumnya, Aghnia Punjabi mengungkapkan melalui akun Instagramnya bahwa putrinya telah menjadi korban penganiayaan oleh pengasuhnya. Aghnia membagikan foto sang putri yang wajahnya terluka parah, terutama bagian mata kiri yang tampak membiru akibat kekerasan yang diderita.
Baca Juga: Selebgram Aghnia Punjabi Geram, Anaknya Jadi Korban Kekerasan oleh Pengasuh
"Dengan rasa takjub, ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM BIADAB KAMU SUSTER 'I'," tulis Aghnia Punjabi dalam keterangan foto tersebut.
Aghnia merasa tak dapat menerima perlakuan kejam yang dialami putrinya dari pengasuh yang sebelumnya telah dianggap seperti keluarga sendiri. Ia memutuskan untuk melibatkan pihak hukum agar pelaku yang berinisial I tersebut mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Sangat disayangkan, sejak dianggap sebagai keluarga, dan diberikan kepercayaan untuk merawat anak selama dua hari, mengapa kamu menyiksa bagian terpenting dari hidup saya ini. Saya memohon doa dari teman-teman dan meminta agar kasus ini segera diproses oleh @polrestamalangkotaofficial. Mohon bantuan pak kapolri, saya meminta keadilan yang seadil-adilnya," lanjutnya.
Aghnia juga mengungkapkan bahwa pengasuh tersebut direkrut dari sebuah yayasan ternama di Surabaya, namun ia tidak mengetahui bahwa ia akan melakukan perbuatan kejam terhadap putrinya.
"Harap diingat, sebelumnya tidak pernah ada masalah dengan suster 'I'. Saya merekrutnya dari sebuah yayasan terkenal di Surabaya, yang dikenal di seluruh Indonesia, namun saya tidak akan menyebutkan nama yayasan tersebut," tambahnya.
Selain membagikan foto sang putri dengan luka parah, Aghnia juga mengunggah rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian penganiayaan terhadap putrinya tersebut. Hal ini menimbulkan reaksi geram dari masyarakat, yang mengecam keras tindakan kejam yang dilakukan oleh pengasuh tersebut.