"Saya belajar menyamakan suara dengan rekaman yang viral. Sedihnya, marahnya, mesti dapat sama emosinya," ujar Nayla. Proses rekaman tersebut membawa Nayla pada tingkat kesedihan yang sulit dihindari.
Baca Juga: Sederet Selebriti Indonesia yang Sukses di Dunia Bisnis, Sultan Andara Salah Satunya!
"Saya enggak bisa nahan tangis pas dengar, berulang-ulang didengar malah semakin sedih," tambah Nayla dengan tulus.
Produser Dee Company, Dheeraj Kalwani, menjelaskan bahwa apa yang terdengar dari rekaman mendiang Vina hanya mencakup 50 persen dari cerita yang akan disuguhkan dalam film.
"Suara yang viral itu cuma 50 persen dari total kejadian asli," kata Dheeraj. Produser ini menegaskan bahwa film ini bertujuan untuk mengungkap sisi cerita yang belum pernah terungkap sebelumnya.
Baca Juga: Reza Arap Jadi Sorotan Publik Habiskan Hampir Rp 500 Juta Hanya Buat Party
"Vina: Sebelum 7 Hari" merupakan film horor yang diadaptasi dari kisah nyata Vina, korban pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan secara brutal oleh geng motor di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun 2016.
Meskipun awalnya kematian Vina diatributkan pada kecelakaan lalu lintas, keluarganya memiliki kecurigaan karena kondisi jenazah Vina yang hancur, meminta penyelidikan lebih lanjut.
Ketika polisi melakukan penyelidikan, sahabat Vina mengalami kerasukan dan mengungkapkan rincian penganiayaan dan pemerkosaan oleh geng motor di Cirebon. Akhirnya, pelaku berhasil ditangkap dan diadili. Film "Vina: Sebelum 7 Hari" disutradarai oleh Anggy Umbara, diharapkan mampu memberikan pengalaman horor yang mendalam kepada para penontonnya.