Selasa, 6 Oktober 2026

Apa Itu Gangguan Bipolar? Bagaimana Gejala Dan Penyebab Bipolar Pada Seseorang?

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Minggu, 5 Juni 2022 | 10:13 WIB
nawacitapost.com
nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Tentunya setiap orang memiliki suasana hati yang kadang berubah-ubah di tiap harinya. Namun apakah Kamu menyadari suasana hati tersebut masih wajar dan tidak berlebihan? Dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk, kesehatan mental terkadang diremehkan, tetapi sebenarnya sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Maka dari itu, banyak dari kita yang tidak sadar akan pertanda yang menunjukkan bahwa kesehatan mental kita mengalami penurunan.

Utamanya terkadang beberapa orang masih menganggap naik turunnya keadaan suasana hati yang selalu dianggap wajar ketika menjalankan aktivitas sehari-hari. Tanpa disadari ternyata ada beberapa gangguan kesehatan mental yang diawali dengan gangguan suasana hati secara berlebihan.

Gangguan Bipolar atau mania depresif adalah gangguan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati, energi, tingkat aktivitas, konsentrasi, serta kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Pengidap bipolar yang sebelumnya merasa sangat gembira bisa tiba-tiba berubah menjadi sangat sedih dan putus asa.

Perubahan suasana hati secara tiba-tiba ini dapat memengaruhi tidur, energi, aktivitas, perilaku, dan kemampuan berpikir pengidapnya. Gangguan bipolar adalah kondisi seumur hidup. Artinya, gangguan mental ini tidak benar-benar bisa disembuhkan. Meski begitu, gejalanya bisa dikelola dengan baik melalui terapi dan pengobatan.

Mengutip dari alodokter.com, gejala utama gangguan bipolar adalah perubahan suasana hati (mood) yang drastis. Perubahan mood ini bisa terjadi dalam hitungan jam, hari, atau bulan. Gejalanya secara umum meliputi:

  1. Perasaan bahagia atau antusias

  2. Semangat yang menggebu-gebu

  3. Berkurangnya minat pada suatu kegiatan atau pekerjaan

  4. Sulit tidur atau insomnia

  5. Perasaan bersalah secara berlebihan


Penyebab gangguan bipolar belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat faktor genetik. Selain itu, faktor lingkungan sekitar dan gaya hidup juga dapat menyebabkan seseorang terkena bipolar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tantitamara

Tags

Terkini