Sementara itu, TPK Berlian terus memperkuat layanan dengan mengoptimalkan fasilitas tambatan dan peralatan bongkar muat. Pengaturan operasi kapal serta pemanfaatan container crane menjadi perhatian agar produktivitas tetap terjaga dan waktu pelayanan kapal semakin efisien.
Pengelolaan ketiga terminal secara terintegrasi memberikan ruang bagi TTL untuk menyesuaikan kapasitas dan layanan dengan kebutuhan masing-masing segmen pasar.
Bukan Sekadar Mengejar Volume
Dahlia menegaskan, pertumbuhan kinerja menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan.
“Setiap petikemas yang kami tangani adalah bagian dari rantai pasok dan kegiatan ekonomi. Karena itu, ukuran keberhasilan kami bukan semata-mata berapa banyak petikemas yang masuk, tetapi juga seberapa baik kami melayani kapal dan pelanggan. Itulah yang terus kami perbaiki bersama seluruh tim,” tambahnya.
Ke depan, TTL akan terus memperkuat konektivitas pelayaran, meningkatkan produktivitas terminal, dan mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia.
Dengan pengelolaan TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian yang semakin terintegrasi, perusahaan berharap dapat menjaga pertumbuhan sekaligus memberikan layanan logistik yang semakin kompetitif.
Bagi TTL, semakin ramainya terminal bukan hanya kabar baik bagi perusahaan, tetapi juga cerminan bergeraknya aktivitas perdagangan dan distribusi barang yang menopang perekonomian. ***