Rabu, 23 September 2026

KSOP Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG untuk Dukung Operasional Terminal Petikemas Nilam

Photo Author
Ninis Indrawati, Nawacita Post
- Rabu, 23 September 2026 | 14:34 WIB

 

NAWACITAPOST.COM – Terminal Petikemas Nilam terus melakukan penguatan sarana operasional melalui modernisasi peralatan bongkar muat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penambahan satu unit Electric Rubber Tyred Gantry Crane (E-RTG) yang dipersiapkan untuk mendukung aktivitas di area lapangan penumpukan. 22/9/2026

Peralatan baru tersebut mendapat perhatian dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak. Pada Rabu (16/9/2026), KSOP melakukan peninjauan langsung guna melihat kesiapan E-RTG sebelum dijadwalkan masuk tahap operasional pada Oktober 2026.

Peninjauan menjadi bagian penting untuk memastikan peralatan memenuhi berbagai persyaratan keselamatan dan teknis sebelum digunakan dalam kegiatan bongkar muat.

Dalam kunjungan tersebut, Sugeng Adi Prasetyo, Fungsional Umum Seksi Kepelabuhanan KSOP Utama Tanjung Perak, menyampaikan sejumlah catatan mengenai kesiapan alat. Aspek yang menjadi perhatian antara lain sertifikasi, keselamatan kerja, sistem kelistrikan, serta perangkat pendukung operasional.

“Seluruh kelengkapan dan aspek keselamatan perlu dipastikan sebelum alat mulai beroperasi, termasuk sertifikasi peralatan serta kesiapan sistem kelistrikan dan pendukung lainnya, sehingga E-RTG nantinya dapat digunakan secara aman dan optimal,” ujar Sugeng.

Selain pemeriksaan terhadap kesiapan teknis, KSOP juga menyoroti pentingnya prosedur mitigasi apabila terjadi gangguan selama E-RTG beroperasi.

Kesiapan penanganan gangguan dinilai diperlukan agar aktivitas terminal tetap berjalan dan pelayanan kepada pengguna jasa tidak terganggu.

Dorong Modernisasi Peralatan

Terminal Petikemas Nilam hingga Agustus 2026 telah mencatat pelayanan arus petikemas sebesar 368.127 TEUs. Aktivitas tersebut saat ini didukung oleh empat unit Container Crane (CC), delapan unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTG), serta satu unit Reach Stacker (RS).

Penambahan E-RTG menjadi bagian dari pengembangan fasilitas untuk memperkuat dukungan peralatan terhadap aktivitas terminal.

Berbeda dengan RTG konvensional yang menggunakan mesin berbahan bakar, E-RTG memanfaatkan tenaga listrik sehingga sejalan dengan upaya penggunaan teknologi operasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Terminal Head Terminal Petikemas Nilam, Retno Pujianto, mengatakan pihaknya mengapresiasi peninjauan yang dilakukan KSOP Utama Tanjung Perak. Masukan dari regulator tersebut menjadi bagian dari proses persiapan sebelum E-RTG digunakan dalam kegiatan operasional.

“Penambahan E-RTG merupakan bagian dari upaya kami meningkatkan keandalan operasional sekaligus mendorong penggunaan peralatan yang lebih modern dan ramah lingkungan,” kata Retno.

Menurutnya, berbagai aspek mulai dari keselamatan, sertifikasi, keandalan peralatan, sistem kelistrikan hingga skenario mitigasi telah menjadi perhatian dalam persiapan pengoperasian alat.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini