berita-peristiwa

Sinergi Antar Universitas: UWKS Edukasi Mahasiswa Adi Buana tentang Genetika dan Infertilitas

Senin, 13 Januari 2025 | 16:13 WIB

NAWACITAPOST.COM – Laboratorium Genetika Medik Bagian Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat. Kali ini, penyuluhan bertema "Kelainan Genetik pada Sistem Reproduksi" dilaksanakan di Program studi S1 Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dengan melibatkan ratusan mahasiswa Fakultas Keguruan.

Dalam sesi pertama, Dr. Retno Dwi Wulandari, Drg., M.Kes., selaku Ketua Penmas, memberikan materi tentang kelainan genetik dan infertilitas. Selanjutnya, dr. Eva Diah Setijowati, MSi.Med., memaparkan kelainan genetik pada sistem reproduksi. Kedua materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar terkait genetika bagi mahasiswa, terutama yang berasal dari latar belakang non-medis.

Kepala Program Studi (Kaprodi) S1 Pendidikan Jasmani Dr. Mulyono, MKes., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat luar biasa dan membanggakan bagi kami, terutama di Prodi Pendidikan Jasmani. Materi ini tentu sangat relevan karena dalam mata kuliah kami ada pembahasan tentang fisiologi. Pengetahuan ini akan menjadi tambahan yang berharga bagi mahasiswa untuk diterapkan ketika mereka mengajar di lapangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan kompetensi mahasiswa, terutama dalam memahami kaitan antara kesehatan reproduksi dan aktivitas olahraga.

Dr. Eva Diah Setijowati menegaskan pentingnya memberikan pemahaman dasar genetika kepada mahasiswa dari latar belakang pendidikan jasmani. “Harapan kami, dengan pengetahuan ini, mereka dapat mengenali gejala klinis kelainan genetik yang berkaitan dengan infertilitas. Jika diperlukan, mereka bisa merujuk anak asuh mereka ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan terapi dini,” jelasnya.

Dr. Eva juga memberikan contoh kelainan genetik yang perlu diwaspadai, seperti Genetalia Ambigua. “Kami memberikan materi tentang cara mengenali penampakan fisik yang mencurigakan. Harapan kami, masyarakat dapat lebih mengenali kelainan genetik ini dan segera mendapatkan pertolongan dini,” tambahnya.

Juan Claudio, salah satu peserta dari Prodi Pendidikan Jasmani Universitas Adi Buana, mengungkapkan kesan positifnya. “Kegiatan ini sangat menarik. Kami mendapatkan ilmu baru yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Bagi saya yang kelak akan menjadi pengajar, pengetahuan ini sangat membantu,” katanya.

Sementara itu, Audi, mahasiswa semester 7 Fakultas Kedokteran UWKS, merasa bangga terlibat dalam kegiatan ini. “Pengalaman ini menjadi bekal bagi saya untuk nanti mengedukasi masyarakat secara langsung. Ini adalah langkah awal untuk merasakan bagaimana berinteraksi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, Laboratorium Genetika Medik UWKS berharap bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, terutama dalam hal mengenali dan menangani kelainan genetik. ***

Tags

Terkini