berita-peristiwa

FKIP UWKS Perkenalkan Pembelajaran Deep Learning pada Guru-Guru Sanggar Bimbingan Yakesma Wira Damai Batu Caves, Selangor, Malaysia

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:20 WIB

NAWACITAPOST.COM - Pendekatan Pembelajaran Deep Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan materi secara mendalam. Pendekatan pembelajaran Deep Learning mengajak siswa secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran, sehingga mendorong kemampuan berpikir kritis, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.

Manifestasi pendekatan pembelajaran Deep Learning akan dipermudah dengan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Di Indonesia pendekatan pembelajaran Deep Learning sudah populer yang akan menggantikan Kurikulum Merdeka.

Di sisi lain Para Guru Sanggar Bimbingan Yakesma Wira Damai yang berada di Batu Caves Selangor, Malaysia memerlukan sentuhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendekatan pembelajaran Deep Leaning dan manifestasinya. Sanggar tersebut merupakan Lembaga yang dibentuk atas Swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak warga negara Indonesia yang tidak bisa mengikuti pendidikan formal, karena tidak mendapatkan dokumen kewarganegaran.

Mereka terlahir di Malaysia dari oarng tua sebagai Tenaga Kerja Indonesia Ilegal (TKI Ilegal) karena keberangkatannya tidak melalui jalur resmi. Atas dasar itulah Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tergerak untuk melakuakn Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Manifestasi Pendekatan Pembelajaran Deep Learning melalui Pemanfaaatn Media Spesimen Awetan Hewan dan Hebarium Digital 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Dra. Marmi, M.Si bersama tim dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UWKS.

Program ini merupakan perwujutan dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang ke tiga yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligus memperluas peran Program Studi yang termasuk Lembag Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam penguatan bidang pembelajaran dengan memanfaatakan media lingkungan sekitar, di tingkat Internasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2025.

Dalam sambutannya Dra. Marmi., M.Si menegaskan bahwa Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bentuk berbagi ilmu atau berbagi pengalaman tentang pedagogik yaitu kemampuan memahami karakter peserta didik serta melakukan pembelajaran yang menarik. khususnya manifestasi Pendekatan Pembelajara Deep Learning yang sedang populer di Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan oleh Dra. Marmi, M.Si manifestasi pendekatan pembelajaran Deep Learning tidak hanya melalui Pemanfaaatn Media Spesimen Awetan Hewan dan Hebarium Digital saja, tetapi dapat menggunakan media lainnya, misalnya materi Manfaat Air dalam Kehidupan siswa diperkenalkan konsep air, proses terjadinya hujan, hutan sebagai lahan penyerap air hujan, manfaat air dalam kehidupan, dll, pembelajaran dengan media air, dan dengan media alam (lingkungan), kemudian siswa diajak berdiskusi.

Selanjutnya siswa praktek membuat alat penjernih air, Menjelaskan konsep Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) siswa diajak mengamati mobil atau motor yang melintas di jalan raya atau video balap motor bisa juga dalam bentuk game. Materi penjumlahan dapat di awali menggunakan benda-benda yang lebih konkret misalnya gambar hewan atau buah.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diberikan kepada para guru dan langsung diterapkan pada pembelajaran di kelas dalam menggunakan media spesimen awetan hewan dan herbarium digital. Dalam suasana presentasi materi bagi guru yang interaktif dan partisipatif, demikian juga pembelajaran pada siswa.

Siswa juga ditugasi mengidentifikasi jenis tumbuhan di sekitar rumah hingga dokumentasi ilmiah berbasis digital, hal ini dilakukan karena penggunaan handphone sudah menjadi hal keseharian. 

Secara umum kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional ini bertujuan untuk memberikan keterampilan bagi para guru Sanggar Bimbingan Yakemas untuk menerapkan pendekatan pembelajaran Deep Learning pada semua bidang studi.

Kerjasama dengan lembaga tersebut diharapkan terus terjalin tidak hanya dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat tetapi dalam bentuk lain misalnya program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) bagi mahasiswa.  ***

Tags

Terkini