berita-peristiwa

JSEF 2025, Maki Jatim Hadirkan Pameran Gratis, Lomba, dan Deklarasi Anti-Bullying

Jumat, 31 Oktober 2025 | 21:43 WIB

NAWACITAPOST.COM — Memperingati HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, Maki Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menggelar Jatim Super Eksekutif Fair 2025, pameran tahunan yang kini memasuki edisi ketiga. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi positif untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas.

Ketua Maki Jatim, Heru, menegaskan pameran ini bukan ajang komersial, tetapi sarana pengabdian sosial. “Pameran ini bentuk aktualisasi nyata kolaborasi dengan Pemprov Jatim. Kami hadir membantu masyarakat, bukan mencari keuntungan,” kata Heru.

Ia menyebut, lebih dari 80 pelaku UMKM mendapatkan fasilitas gratis tanpa biaya sepeser pun. “Kami ingin kegiatan ini jadi contoh bagi EO lain agar memberi 30 persen ruang gratis bagi UMKM. Jangan semua harus berbayar,” tegasnya.

Acara juga diisi lomba mewarnai diikuti lebih dari 300 peserta, fashion show dengan hampir 100 peserta, serta deklarasi anti-bullying yang diikuti lebih dari 10 ribu siswa dan guru SMP–SMK se-Jatim.

Puncak kegiatan diisi “Pangeran Family Run” sejauh 5 km pada Minggu pagi dengan hadiah dari Pemprov Jatim berupa motor listrik, televisi, dan lemari es.

Kegiatan ini didukung berbagai dinas seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kehutanan, Dinas Sosial, Dinas PU Bina Marga, Dinas SDA, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Biro Kesra Setdaprov Jatim. Bupati Pasuruan juga ikut berpartisipasi.

Heru menargetkan 2.000 pengunjung per hari dengan dukungan dari OPD dan BPD. “Kami sudah minta tiap dinas mengirim minimal 30 staf per hari. Target itu sangat mungkin tercapai,” ujarnya.

Tahun sebelumnya, pameran serupa mencatat transaksi hingga luar negeri. Heru berharap momentum ini dapat memperluas pasar pelaku UMKM Jawa Timur.

Selain pameran, Maki Jatim juga memperkenalkan layanan baru, ‘Warung Stop Service’, untuk pengurusan haji dan umrah secara terpadu. “Masyarakat cukup datang ke satu tempat, semua urusan haji dan umrah bisa selesai, termasuk vaksinasi,” jelas Heru.

Ia menutup dengan menegaskan komitmen lembaganya. “Kami tidak pernah mengejar matahari, artinya kami tidak akan berhenti berbuat untuk masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. ***

Tags

Terkini