Upaya Bersama untuk Cegah Tragedi Terulang
Gerakan PAPTI Jatim ini menjadi sinyal kuat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, asosiasi profesi, dan lembaga pendidikan dalam menjamin keselamatan bangunan. Tragedi Al Khoziny menjadi pelajaran berharga agar setiap bangunan pendidikan, terutama yang berfungsi sebagai asrama santri, dibangun dengan perencanaan teknis dan pengawasan profesional.
Breeze berharap, langkah nyata yang dilakukan PAPTI Jatim dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
“Kami berharap gerakan pendampingan ini bisa menjadi model nasional agar setiap pesantren memiliki bangunan yang aman, sehat, dan laik fungsi,” pungkas Breeze Maringka. ***