NAWACITAPOST.COM - Ketua Panitia Milad ke-12 Pasmanbaya 1-9, Ketua Panitia Milad, Prof. Dr. Deni Setya Bagus Yuherawan, menyampaikan bahwa acara puncak Milad yang semula dijadwalkan 31 Agustus 2025 terpaksa ditunda menjadi 14 September 2025. Penundaan ini dilakukan menyusul situasi keamanan di Surabaya dan beberapa kota lain yang dinilai tidak kondusif.
“Kami melihat eskalasi situasi yang cukup mencekam. Demi keselamatan warga Pasmanbaya, panitia sepakat untuk menunda, bukan membatalkan. Insya Allah akan digelar pada 14 September,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Lukitasari, panitia Milad sekaligus Ketua Bidang Usaha Pasmanbaya.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi. Semoga semua pihak bisa menahan diri dan pemerintah segera memulihkan situasi agar kembali kondusif. Terkait UMKM yang sudah menyiapkan dagangan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Monkasel dan mereka memahami keadaan ini,” jelasnya.
Meski ada penundaan, panitia menegaskan persiapan Milad akan tetap berjalan, termasuk rencana keterlibatan ratusan peserta UMKM. Jumlah peserta yang awalnya ditutup di angka 650 juga berpotensi bertambah karena tingginya minat alumni dan masyarakat yang ingin ikut serta.
“Semua serba mungkin, bisa jadi nanti pesertanya bertambah hingga 700–800 orang. Yang terpenting, semua pihak bisa memahami bahwa keputusan menunda ini murni demi keselamatan bersama,” tutur salah satu panitia. ***