"Ini sebenarnya kesempatan untuk generasi-generasi muda kita, SD, SMP, SMA, untuk mengikuti ini. Kita harapkan prestasi ini bisa membantu untuk jenjang sekolah berikutnya," ujarnya.
Menurut BHS, kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah cabang olahraga bela diri yang memiliki banyak perguruan. Banyaknya perguruan dapat membuat persaingan menuju kejuaraan tertentu menjadi lebih kompleks.
"Karena ini satu perguruan, kesempatan untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan itu lebih terbuka dan lebih cepat," katanya.
BHS menegaskan, prestasi olahraga yang diraih pelajar melalui Tarung Derajat juga memiliki nilai penting untuk masa depan pendidikan mereka.
"Selain bisa mendidik kedisiplinan, olahraga juga membuat sehat dan bisa mendapatkan prestasi supaya bisa masuk ke mana-mana. Itu yang penting," pungkasnya.
Kejurnas BHS Cup III 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi perebutan medali, tetapi menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan atlet Tarung Derajat yang mampu membawa nama Jawa Timur dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. ***