olahraga

12 Tim Adu Gengsi di Piala Lurah Karah, Semangat Kemerdekaan Berbuah Guyub dan Gotong Royong

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:41 WIB
Foto Lurah Karah Djoko Tri Mulyono saat membuka turnamen sepak bola Piala Lurah Karah dan LPMK Karah, Minggu (23/8/2026)

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya, tak hanya diwujudkan lewat upacara dan seremoni. Warga memilih lapangan hijau sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan melalui turnamen sepak bola Piala Lurah Karah dan LPMK Karah.

Sebanyak 12 tim ambil bagian dalam kompetisi yang digelar pada 23, 24, 25 dan 30 Agustus 2026 tersebut. Menariknya, turnamen ini diperuntukkan bagi pemain usia 40 tahun ke atas, sehingga ajang olahraga sekaligus menjadi ruang bertemunya warga lintas lingkungan.

Lurah Karah Djoko Tri Mulyono mengatakan, turnamen bukan semata-mata untuk mencari juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kebersamaan dan semangat gotong royong warga.

“Tujuannya adalah memperingati kemerdekaan RI yang ke-81 ini sekaligus sebagai momentum merekatkan warga, jadi menjalin silaturahmi. Karena momen ini adalah sekaligus olahraga, mengembangkan olahraga juga sebagai ajang silaturahmi, kebersamaan, gotong royong,” ujar Djoko.

Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam membangun suasana guyub dan rukun. Terlebih, Karah memiliki banyak kawasan perumahan dengan karakter dan latar belakang warga yang beragam.

Karena itu, turnamen diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan memperingati 17 Agustus, tetapi mampu menjadi ruang interaksi warga secara berkelanjutan.

“Harapannya dengan adanya kompetisi ini sekaligus bukan cuma sebagai seremonial peringatan 17 Agustus, tapi sebagai silaturahmi, menyemangati supaya warga ini guyub rukun, guyub gotong royongnya sesuai dengan yang dicanangkan Pak Wali, Kampung Pancasila,” katanya.

Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2026. Selain trofi, panitia menyiapkan uang pembinaan Rp750 ribu dan satu ekor kambing bagi tim pemenang.

Hidupkan Kembali Sepak Bola Warga

Ketua LPMK Karah Ivan Cahyono mengatakan, turnamen ini juga menjadi upaya menghidupkan kembali aktivitas olahraga warga yang sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir.

“Kegiatan sepak bola ini beberapa tahun nggak ada. Kesibukan untuk olahraga terutama di lapangan kita yang bagus. Dalam tahun 2026 ini kita manfaatkan untuk memperingati hari 17 Agustus dengan mengadakan turnamen usia 40 tahun ke atas,” ujar Ivan.

Menurut Ivan, antusiasme warga menjadi modal untuk menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda rutin.

Bahkan, ke depan kegiatan olahraga diharapkan tidak hanya melibatkan warga Kelurahan Karah, tetapi dapat berkembang ke tingkat kecamatan. Cabang olahraga lain juga terbuka untuk digelar.

“Dan mungkin ke depannya bisa kita ramaikan lagi, bisa untuk tingkat kecamatan. Semoga tiap tahun ada kegiatan kayak gini, entah itu futsal nanti harus ada,” katanya.

Lapangan Dirawat Secara Swadaya

Semangat gotong royong juga terlihat dari pengelolaan lapangan olahraga yang digunakan warga. Fasilitas tersebut tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dirawat secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap aset publik milik Pemerintah Kota Surabaya.

Halaman:

Tags

Terkini