Bekasi,Nawacitapost.com - Kungfu atau gongfu adalah ilmu bela diri. Berasal dari Tiongkok kuno. Akan tetapi, arti kata kungfu sebenarnya memiliki makna jauh lebih luas. Yakni sesuatu yang diperoleh dalam jangka waktu lama dan ketekunan yang tinggi.
Ilmu kungfu dianggap seni karena gerakannya. Biasanya menggunakan tangan kosong atau senjata berupa tongkat, toya dan pedang. Seni bela diri kungfu menjadi bekembang pesat dan menyebar luas. Sehingga membawa banyak kontribusi dan mempengaruhi cikal bakal berbagai jenis ilmu bela diri di Asia. Seperti Shorinji Kempo, Karate, Jujitsu, Taekwondo, Judo, Hapkido, Pencak Silat dan lain sebagainya.
Kungfu terbagi menjadi dua sub aliran utama yakni Utara dan Selatan. Hal itu sesuai dengan perbedaan dan kontur kultural geografis. Kultur utara lebih dominan oleh kuda – kuda melebar, kecepatan dan kekuatan. Terefleksi pada tendangan, kaitan dan sapuan kaki. Kungfu Selatan lebih dominan kuda – kuda pendek, kecepatan, kelembutan dan kekuatan. Terefleksi pada pukulan, kuncian, totokan, lemparan dan bantingan. Pada masa lalu, kombinasi atas kedua aliran terkenal. Tendangan dari utara dan tinju dari selatan.
Hal demikian menjadikan, Ki Kusumo. Lebih dikenal sebagai paranormal dan pemain film. Sangat tertarik untuk mendalami kungfu. Dirinya menceritakan. Mempunyai cerita panjang hingga dirinya belajar kungfu. Sedari usia lima tahun sudah dijejali. Tak lain oleh kedua orang tuanya khususnya sang ayah.
Sang ayah melatihnya dengan penuh kerja keras. Sebab Ki Kusumo mengaku dirinya sama sekali tidak menyukai dalam belajar kungfu. Dijejali hampir rutin setiap hari. Dirinya mulai tertarik mendalaminya. Diutarakannya kepada salah satu jurnalis Nawacitapost, Ayu Yulia Yang. Tepatnya di kantornya yang berada di Jalan Swatantra, Jatirasa, Jatiasih, Bekasi beberapa hari lalu.
Ki Kusumo memang diberikan ilmu bela diri kungfu aliran utara dan selatan. Teknik dasarnya pun juga dipelajari. Berupa kuda – kuda, tendangan, tangkisan dan tapak budha. Memang diakuinya sulit dalam belajar kungfu. Terus berkembang untuk setiap gerakannya. Tahun ke tahun pun harus meningkatkan ilmunya. Tidak sekadar gerakan biasa. Ada seni dibalik setiap gerakan.
Kesulitan pernah saat belajar kungfu. Gerakan menyamakan setara jempol kaki kanan dan kiri untuk melompat. Lompatan yang tinggi. Adanya dorongan dari kedua jempol kaki baik kanan maupun kiri. Tidak mudah melakukannya.
Ki Kusumo tak hanya belajar kungfu dari sang ayah. Ki Kusumo juga mendapatkan ilmu dari sang guru kungfu Indonesia, asli asal Tiongkok.
Memang berbuah manis, Ki Kusumo pun mengaku pernah mendapatkan apresiasi dari pertandingan kungfu dan ilmu bela diri pada tahun 1990an. Lama kelamaan, Ki Kusumo pun menjadi master. Bahkan, kini menjadi grand master kungfu. Sudah banyak anak didiknya yang ahli kungfu. ( Ayu Yulia Yang )