olahraga

Dorong Kontribusi Ekonomi Sektor Sportainment, Menpora Lantik Deputi Industri Olahraga

Sabtu, 19 April 2025 | 14:49 WIB
Pelantikan Deputi industri olahraga oleh menpora, (foto: Red)

NAWACITAPOST.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo resmi membentuk satu bidang kedeputian baru dalam struktur organisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni Deputi Industri Olahraga. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi sektor olahraga terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Penambahan kedeputian baru ini diumumkan langsung oleh Menpora Dito seusai melantik 46 pejabat di lingkungan Kemenpora di Jakarta, Kamis (17/4/2025). 

Dalam keterangannya kepada media, Dito menjelaskan bahwa Deputi Industri Olahraga akan berfokus pada pengembangan berbagai cabang olahraga profesional, pariwisata olahraga (sport tourism), hiburan olahraga, hingga industri otomotif. 

"Kami tambahkan saat ini Deputi Industri Olahraga, di mana semangat kami adalah agar olahraga-olahraga profesional, wisata, hiburan, dan juga otomotif bisa lebih difokuskan. Kemenpora harus bisa masuk dan mendukung sektor-sektor tersebut dengan lebih serius," ujar Dito. 

Menurutnya, pembentukan Deputi Industri Olahraga dilandasi oleh kebutuhan untuk menjawab potensi besar sektor olahraga sebagai penopang perekonomian nasional. 

Dengan struktur baru ini, diharapkan Kemenpora dapat lebih adaptif dalam menjawab tantangan zaman serta mampu menjalin sinergi lintas sektor, termasuk dengan industri swasta dan komunitas olahraga. 

Selain Deputi Industri Olahraga, Kemenpora juga menambah struktur Deputi Pelayanan Kepemudaan, sebagai bentuk penguatan pelayanan terhadap generasi muda Indonesia. 

Dalam arahannya saat pelantikan para pejabat tinggi madya, pratama, administrator, dan pengawas, Dito menegaskan pentingnya memperkuat efektivitas, efisiensi, serta profesionalisme di tubuh birokrasi Kemenpora. 

Ia menyebutkan bahwa pembentukan jabatan baru bukan sekadar soal pembagian birokrasi, tetapi mengandung tanggung jawab besar dan ritme kerja yang baru. 

"Jabatan baru ini membawa tantangan yang lebih besar. Artinya, kita harus beradaptasi cepat, membangun kolaborasi tanpa ego sektoral, dan bekerja dengan pendekatan out of the box," tegas Menpora. 

Ia pun menekankan pentingnya pengelolaan anggaran dan administrasi yang sesuai dengan aturan perundang-undangan. 

Menurut Dito, hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran besar di lingkungan kementeriannya, hanya pelanggaran kecil yang dapat segera diperbaiki. 

"Saya bersyukur sejak awal menjabat tidak ada pelanggaran administrasi besar. Namun, tetap harus ditingkatkan agar semua sistem berjalan transparan dan akuntabel," katanya. 

Halaman:

Tags

Terkini