Lumajang, NAWACITA- Belasan bangunan rumah yang berada di tempat lokalisasi Bebekan, di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Lumajang, Jatim dibongkar.
Pembongkaran dilakukan oleh tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja, polisi dan TNI. Selain menjadi tempat maksiat, bangunan tersebut juga berada di atas tanah milik negara.
Dengan mengggunakan alat berat, satu per satu bangunan semi permanen itu dirobohkan. Ada sekitar 18 rumah yang berdiri di atas tanah khas desa setempat, yang digunakan tempat prostitusi bertahun-tahun.
Pembongkaran ini sempat diprotes oleh pemilik rumah. Sebab, sebelum dilakukan pembongkaran, pemerintah setempat tidak pernah memberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu.
Atas protes tersebut, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, yang memimpin langsung pembongkaran menanggapi enteng.
"Bangunan tersebut berada di atas tanah milik negara. Apalagi, bangunan tersebut tidak ada izinnya dan dijadikan tempat maksiat," tegas Bupati Thoriqul.
Bupati mengaku berkomitmen untuk terus melakukan penertiban terhadap tempat-tempat maksiat di Lumajang.
Sebab, tempat-tempat tersebut juga sering dijadikan tempat berkumpulnya pelaku kejahatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Martin
Terkini
Senin, 19 Oktober 2026 | 23:04 WIB
Senin, 19 Oktober 2026 | 15:52 WIB
Senin, 19 Oktober 2026 | 13:35 WIB
Senin, 19 Oktober 2026 | 12:34 WIB
Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:45 WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:56 WIB
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:13 WIB
Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:08 WIB
Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:17 WIB
Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:14 WIB
Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:47 WIB
Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:38 WIB
Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:14 WIB
Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:00 WIB
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:55 WIB