hukum

Kapolda Jatim Turun Gunung, Enam Titik Lalu Lintas Surabaya Jadi Sasaran Pemantauan

Senin, 19 Oktober 2026 | 12:28 WIB
Kapolda Jatim Turun ke Jalan, Pantau Langsung Pelayanan Lalu Lintas di Sejumlah Titik Surabaya

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono turun langsung memantau pelayanan dan pengaturan lalu lintas di Kota Surabaya, Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas warga.

Pemantauan tersebut tidak hanya dilakukan Kapolda Jatim. Wakapolda, pejabat utama (PJU), hingga personel Polda Jatim turut diterjunkan ke sejumlah ruas jalan dan persimpangan strategis untuk membantu mengatur arus kendaraan serta memastikan pelayanan kepada pengguna jalan berjalan optimal.

Sejumlah titik yang menjadi sasaran pengaturan lalu lintas meliputi Jalan Ahmad Yani, kawasan Taman Bungkul, Jalan Wonokromo, Jalan Ciliwung, Jalan Jagir, hingga Bundaran CITO Surabaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Commander Wish Kapolda Jatim yang menekankan optimalisasi kehadiran personel kepolisian di lapangan. Selain mengurai kepadatan kendaraan, petugas juga diarahkan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang memulai aktivitas pada pagi hari.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jatim agar personel memberikan pelayanan secara maksimal, sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Commander Wish Bapak Kapolda Jatim menekankan pentingnya kehadiran personel di tengah masyarakat. Salah satunya melalui pelayanan dan pengaturan lalu lintas pada jam-jam aktivitas masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” kata Abast.

Menurutnya, keterlibatan langsung Kapolda Jatim dalam pemantauan lapangan juga menjadi bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel. Dengan demikian, pelayanan lalu lintas diharapkan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Penempatan Wakapolda, PJU, dan personel di sejumlah titik juga menjadi upaya memperkuat pelayanan kepolisian, terutama di ruas jalan dengan mobilitas kendaraan yang tinggi. Selain mengatur arus lalu lintas, petugas berinteraksi dan menyapa masyarakat untuk membangun komunikasi yang lebih dekat.

“Kegiatan ini bukan hanya mengenai pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara polisi dan masyarakat. Kami ingin kehadiran anggota di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat,” jelas Abast.

Ia menambahkan, kelancaran lalu lintas tidak dapat diwujudkan hanya melalui kehadiran petugas. Kesadaran dan kepatuhan seluruh pengguna jalan terhadap peraturan juga menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan serta menjaga ketertiban di jalan raya.

“Semangatnya adalah Polisi Bersama Masyarakat. Polisi hadir memberikan pelayanan, sementara masyarakat juga menjadi mitra dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan bersama,” tegasnya.

Polda Jatim mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta menghormati sesama pengguna jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan lalu lintas yang humanis dan responsif, sekaligus memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat Surabaya.(ibank)

Tags

Terkini