ekonomi

Lima Tahun Bersatu Terminal Teluk Lamong terus Tumbuh dan Bertransformasi bersama Pelindo

Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sejalan dengan transformasi Pelindo, TTL juga terus memperkuat digitalisasi pelayanan terminal. Salah satu implementasinya adalah Terminal Booking System (TBS) yang diterapkan pada 2025.

untuk mengoptimalkan pengaturan dan pemerataan kedatangan truk, meningkatkan handling capacity terminal, mengendalikan Truck Round Time (TRT), serta meningkatkan efisiensi proses haulage.

Digitalisasi operasional kemudian diperkuat melalui pengembangan sistem Integrated Planning & Control untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengendalian aktivitas terminal secara terintegrasi dan berbasis data.

Di sisi layanan pengguna jasa, TTL juga terus melakukan penyempurnaan pengaturan arus kendaraan dan fasilitas pendukung guna menciptakan proses operasional yang lebih tertib, aman, dan efisien.

Transformasi pelayanan kapal kemudian memasuki tahap berikutnya melalui implementasi EAZI (Express Anchorage Zone Service) pada 2026.

Program ini menjadi salah satu terobosan TTL bersama para pemangku kepentingan kepelabuhanan dalam mempercepat proses pelayanan kapal melalui optimalisasi area labuh.

Melalui EAZI, proses pelayanan kapal di area labuh dapat dilakukan lebih cepat sehingga memperpendek waktu pergantian antarkapal dan mendukung percepatan proses sandar serta kegiatan operasional berikutnya di terminal.

Transformasi bagi kami bukan satu proyek besar yang berdiri sendiri, tetapi rangkaian continuous improvement. Mulai dari bagaimana kapal dapat sandar lebih cepat, bagaimana jadwal sandar menjadi lebih pasti, bagaimana truk masuk terminal lebih teratur, hingga bagaimana seluruh aktivitas terminal dapat direncanakan dan dikendalikan secara lebih terintegrasi.

Semua bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan layanan yang lebih cepat, pasti, aman, dan efisien kepada pelanggan,” ujar David.

Transformasi tersebut terus diarahkan untuk membangun ekosistem terminal yang semakin smart, green, and sustainable.

Integrasi tiga terminal memberikan peluang bagi TTL untuk mengoptimalkan aset dan sumber daya, meningkatkan standardisasi proses, memperkuat produktivitas, serta membangun sinergi operasional yang lebih luas.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital terus dikembangkan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan meningkatkan konektivitas antara terminal, pengguna jasa, shipping line, transporter, serta para mitra dalam ekosistem logistik.

Upaya tersebut berjalan beriringan dengan komitmen TTL terhadap efisiensi energi, pengurangan dampak lingkungan, keselamatan kerja, serta keberlanjutan operasional.

Pengembangan terminal tidak hanya diarahkan untuk mengejar kapasitas dan produktivitas, tetapi juga menciptakan layanan yang semakin efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Integrasi tiga terminal memberikan ruang yang semakin besar bagi kami untuk mengoptimalkan kapasitas, aset, dan sumber daya secara lebih efektif.

Halaman:

Tags

Terkini