ekonomi

Sinergi Pemangku Kepentingan Zona EAZI Tekan Waktu Pergantian Kapal, PT Terminal Teluk Lamong Naikkan Layanan Pelabuhan Tanjung Perak

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:41 WIB


 
NAWACITAPOST.COM — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama para pemangku kepentingan pelabuhan Tanjung Perak menggelar Evaluasi Bersama Pelayanan Kapal sekaligus peninjauan penerapan Zona EAZI (Express Anchorage Zone Service) pada Kamis (1/10).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh pihak untuk menghadirkan layanan pelabuhan yang lebih cepat, pasti, dan berkualitas. 2/10/2026.

Bertindak sebagai peserta adalah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta PT Pelindo Jasa Maritim.

David Pandapotan Sirait, Direktur Utama TTL, menyampaikan bahwa percepatan pelayanan kapal merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui Zona EAZI, tercatat dampak positif mulai terasa, terutama dalam penurunan masa tunggu kapal atau port stay.

“TTL bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya mempercepat pelayanan kapal melalui kolaborasi yang kuat, guna menghadirkan layanan yang semakin cepat, aman, andal, dan kompetitif,” ujar David.

Hasil Nyata Penerapan Zona EAZI

Di Terminal Petikemas (TPK) Nilam, sejak 23 April hingga 31 Agustus 2026, Zona EAZI telah melayani 176 kapal dengan rata-rata waktu pergantian kapal di dermaga (STS — ship-to-ship berth changeover) hanya 2 jam 53 menit.

Penerapan ini juga mendorong kenaikan jumlah kapal yang dapat masuk dermaga: dari rata-rata 14 kapal menjadi 17 kapal per hari, naik sekitar 21,4%.

Sementara di TPK Berlian, uji coba selama 4–31 Agustus 2026 melayani 16 kapal dengan rata-rata waktu STS 2 jam 24 menit — makin mendekati target standar 2 jam. Capaian ini membuktikan efisiensi proses pergantian kapal di tambatan berjalan semakin optimal.

Kolaborasi & Transformasi Digital Jadi Kunci


Santoso, Group Head Pelayanan Kapal PT Pelindo (Persero), menegaskan bahwa kerja sama antar-pihak adalah fondasi layanan terbaik.

Evaluasi berkelanjutan diperlukan agar setiap peningkatan yang diterapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pengguna jasa.

Sementara itu, Kepala Kantor KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, memberikan apresiasi atas inisiatif TTL.

Ia menilai penerapan EAZI telah memberi dampak signifikan, dan sinergi antar-pihak mutlak diperlukan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Ke depan, TTL terus mengembangkan sistem digital BESTI (Berth Allocation Efficiency & Support Terminal Integration), yang akan terhubung dengan PHINISI, Inaportnet, serta Zona EAZI.

Hal ini memungkinkan pertukaran data, perencanaan, hingga pemantauan layanan kapal berjalan secara terintegrasi dan real-time.

Halaman:

Tags

Terkini