ekonomi

Dukung Net Zero Emission, Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port

Sabtu, 26 September 2026 | 11:57 WIB

NAWACITAPOST.COM — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memperkuat implementasi Green Port melalui pengelolaan lingkungan yang terintegrasi.

Perusahaan menjalankan sejumlah program untuk mengendalikan pencemaran, mengelola limbah, mengurangi sampah, serta menekan emisi karbon dari aktivitas operasional pelabuhan.

TTL menunjukkan komitmen tersebut melalui evaluasi dan verifikasi teknis Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2025–2026 bersama tim evaluator Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Tim evaluator melakukan verifikasi pada awal September 2026 dengan memeriksa empat aspek utama.

Aspek tersebut mencakup pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), serta pengelolaan sampah domestik.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, menegaskan bahwa perusahaan mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan kegiatan operasional pelabuhan.

“Bagi manajemen TTL, pengelolaan lingkungan dan operasional pelabuhan harus berjalan beriringan.

Komitmen ini kami buktikan melalui penyediaan infrastruktur lingkungan yang andal, mulai dari fasilitas pengolahan air limbah hingga penggunaan peralatan operasional berbasis listrik (eco-power) guna menekan emisi karbon secara signifikan,” ujar Syukur, Kamis (24/9/2026).

Perkuat Pengelolaan Limbah B3
TTL menggunakan sistem digital Festronik untuk mengelola limbah B3. Sistem tersebut mendukung proses pencatatan dan pengelolaan limbah secara digital.

Perusahaan juga mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik yang dilengkapi flowmeter.

Untuk limbah non-B3, TTL menyediakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah memiliki izin.

Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjalankan operasional pelabuhan dengan memperhatikan aspek lingkungan.

Kurangi Sampah hingga 71,86 Persen
TTL menjalankan program pengurangan sampah domestik melalui digitalisasi perkantoran atau paperless office.

Perusahaan juga mengolah sampah organik melalui program pengomposan mandiri.
Kombinasi program tersebut menghasilkan tingkat reduksi sampah domestik sebesar 71,86 persen.

Halaman:

Tags

Terkini