daerah

Alarm Baktiono: Seleksi Direksi 5 BUMD Surabaya Harus Bersih dari Deal Politik

Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB
Anggota Komisi B DPRD Surabaya dari PDI Perjuangan, Baktiono

“Usulan dari siapa pun boleh, termasuk dari partai politik, tetapi harus berkompetensi,” katanya.

Baktiono mengingatkan bahwa pasar-pasar Surabaya memiliki sejarah panjang dan merupakan bagian penting dari aktivitas ekonomi warga.

Ia mencontohkan Pasar Pabean yang telah lama menjadi bagian dari denyut perdagangan Surabaya. Menurutnya, pasar tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi perlu dikembangkan, dimodernisasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Data pemeriksaan BPK Jawa Timur menunjukkan PD Pasar Surya pada 2024 membukukan pendapatan sekitar Rp42,92 miliar dan laba sekitar Rp458,96 juta. Pada saat yang sama, status opini atas laporan keuangannya tercatat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dalam data tersebut.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa BUMD pengelola pasar bukan perusahaan kecil. Ada aktivitas ekonomi, aset dan kepentingan publik yang harus dipertanggungjawabkan.

BUMD Sedang Didorong Lebih Akuntabel

Sorotan terhadap kualitas calon direksi juga relevan karena sejumlah BUMD Surabaya tengah menjalani evaluasi kinerja.

BPKP Jawa Timur pada Juni 2026 membahas hasil evaluasi kinerja tahun buku 2025 PT YEKAPE Surabaya dan PT RPH Surabaya Perseroda. Evaluasi tersebut mencakup tingkat kesehatan perusahaan, keselarasan rencana bisnis, pencapaian target KPI, going concern, tata kelola, manajemen risiko hingga pengendalian internal.

BPKP sebelumnya juga turun langsung mengevaluasi PT YEKAPE untuk tahun buku 2025 dengan melihat aspek keuangan, operasional dan administrasi perusahaan.

Sementara untuk sektor perbankan daerah, BPR Surya Artha Utama merupakan BUMD yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Laporan keberlanjutan BPR tersebut mencatat pada 2024 total aset sekitar Rp245,24 miliar, kredit/pembiayaan Rp217,70 miliar dan laba bersih Rp4,91 miliar. Namun, NPL gross tercatat 3,89 persen dan NPL net 2,56 persen.

Tim Seleksi Juga Harus Bertanggung Jawab

Baktiono tidak hanya menyoroti peserta seleksi. Ia meminta tim seleksi benar-benar bekerja profesional karena keputusan mereka akan menentukan masa depan perusahaan daerah.

“Tim seleksinya itu harus benar-benar orang yang hebat, bukan orang sembarangan karena mereka juga turut bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya Vykka Anggradevi Kusuma mengatakan perpanjangan pendaftaran dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai kebutuhan masing-masing BUMD.

Pemkot berharap peserta yang mendaftar memiliki kompetensi, integritas, pengalaman manajerial dan komitmen mengembangkan BUMD Kota Surabaya.

Dengan masa pendaftaran masih berlangsung hingga 5 Oktober 2026, sorotan kini berada pada bagaimana proses seleksi tersebut dijalankan.

Halaman:

Tags

Terkini