SURABAYA, NAWACITAPOST.COM - Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan besar yang terjadi di salah satu ruko kawasan San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi.
Tim olah tempat kejadian perkara (TKP) dan Laboratorium Forensik (Labfor) diterjunkan untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan yang mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan lima orang terluka.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah material dan benda yang ditemukan di lokasi ledakan.
"Untuk barang bukti, saat ini petugas masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah material maupun benda yang ditemukan di lokasi," kata Jules.
Menurut dia, material yang dinilai berkaitan dengan peristiwa tersebut akan diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
"Nantinya, benda atau material yang dinilai berkaitan dengan peristiwa tersebut tentunya akan diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, terdapat aktivitas memasak di salah satu ruko sebelum ledakan terjadi. Kondisi tersebut membuat dugaan kebocoran tabung gas LPG menjadi salah satu kemungkinan penyebab ledakan.
Namun, Jules menegaskan polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan sebelum seluruh proses olah TKP dan pemeriksaan selesai.
"Jadi kita tunggu hasil olah TKP terlebih dahulu, termasuk untuk memastikan sumber dan penyebab pasti ledakan," tegasnya.
Dalam peristiwa tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi serta mendalami kondisi ruko dan material yang ditemukan untuk mengungkap penyebab ledakan di kawasan Pakuwon City tersebut.(Ibank)